Masalah seks muncul sejak manusia ada, yakni sejak Nabi Adam – manusia pertama – diciptakan Allah.
Dalam
kehidupan sehari-hari, seseorang tak lepas dari masalah seks. Seorang
suami tidak akan betah lama-lama `puasa`. Sampai-sampai diberitakan
dalam sebuah media, ada seorang narapidana tak mampu menyalurkan gejolak
seksualnya kemudian ia potong sendiri alat kemaluannya. Dia berpikir,
dengan memotong alat kelaminnya, ia bisa menghilangkan gejolak birahi
yang tak tersalurkan tersebut. Beberapa media yang mengumbar secara
vulgar aurat wanita menjadi salah satu pemicu permasalahan seksual,
yaitu perkosaan dan perzinaan. Kedua kemaksiatan seksual itulah yang
sulit dihilangkan di setiap zaman.
Diperlukan
rambu-rambu yang mengatur batas-batas kehidupan seksual manusia agar
tidak menjurus pada sesuatu yang akhirnya merusak diri manusia itu
sendiri.
Islam,
sebagai sebuah system hidup (way of life) jelas-jelas mengatur
bagaimana pria dan wanita harus berhubungan, bagaimana suami
memperlakukan istri dan bagaimana istri bersikap pada suami. Semuanya
lengkap dituturkan dalam Al-Qur`an maupun Hadist Nabi.
Manusia
dan seks memang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, seorang muslim
sebaiknya memilih jalan yang benar dalam menyikapi masalah seks dengan
benar, diharapkan akan terjadi keseimbangan seksual dalam kehidupan
manusia.
Produk Herbal untuk Vitalitas Seksual:
klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar