Gagalnya mencapai orgasme tidak berarti seseorang tidak mendapatkan
kenikmatan hubungan seks. Bagi pria, orgasme tidak sama dengan
ejakulasi.
Memang agak sulit membedakan antara ejakulasi dengan
orgasme mengingat datangnya kedua hal tersebut hampir selalu bersamaan.
Karena itu banyak pula yang beranggapan bahwa wanita juga mengalami
ejakulasi, yaitu menyemprotkan air mani dari dalam vaginanya pada saat
ia mengalami orgasme.
Sebenarnya pandangan itu tidak tepat.
Sebab, wanita tidak memancarkan air mani ketika orgasme. Hanya keluar
sedikit air lendir untuk membasahi vaginanya ketika ia terangsang. Dan
cairan ini tidak berhubungan dengan terjadinya orgasme.
Persoalan
hubungan orgasme dengan ejakulasi ini terus diteliti. Apakah orang yang
tidak dapat ejakulasi bisa mencapai orgasme, atau dengan kata lain
orang yang telah mengeluarkan sperma berarti telah merasakan orgasme.
Mengapa orgasme sering datang bersamaan dengan ejakulasi.
Apakah
ejakulasi menjadi pemicu terjadinya orgasme, yaitu keluarnya air mani
akan menyebabkan tubuh terkontak dan terjadilah orgasme atau orgasme
terjadi kemudian ‘memerintahkan’ air mani untuk memancar?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar